MODEL TABAYYUN DIGITAL: LITERASI MEDIA QUR'ANI UNTUK MENANGKAL HOAKS DAN RADIKALISME DI KALANGAN MUSLIM INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.62509/hjis.v3i1.427Keywords:
Digital Tabayyun Model; Literasi Media; Nilai Qur'ani; Hoaks; Radikalisme; Media Sosial; Pendidikan IslamAbstract
Peredaran hoaks dan konten radikal di media sosial menjadi tantangan serius bagi masyarakat Muslim Indonesia, sementara model literasi media yang berlandaskan epistemologi Al-Qur'an masih terbatas dan umumnya berhenti pada tataran normatif. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi Model Tabayyun Digital sebagai kerangka pembelajaran literasi media berbasis nilai-nilai Qur'ani untuk memperkuat kemampuan peserta didik dalam memverifikasi informasi dan menghadapi hoaks serta radikalisme di ruang digital. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA yang dipadukan dengan analisis konseptual-kritis terhadap lima belas artikel primer yang mewakili empat rumpun kajian, yaitu tafsir tabayyun, literasi digital keagamaan, pedagogi dakwah digital, dan literasi media kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Tabayyun Digital tersusun atas empat tahapan kompetensi yang saling berkaitan, yaitu Talaqqī al-Ma'lūmāt (penerimaan informasi secara kritis), Taḥqīq al-Maṣdar (verifikasi sumber), Taqyīm al-Muḥtawā (evaluasi konten berdasarkan nilai-nilai Islam), dan Nashr al-Ṣidq (penyebaran informasi yang telah terverifikasi). Keempat tahapan tersebut membentuk suatu proses pembelajaran yang mengintegrasikan kemampuan berpikir kritis, etika verifikasi informasi, dan tanggung jawab moral dalam aktivitas bermedia digital. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model pembelajaran yang mengoperasionalkan epistemologi tabayyun Qur'ani ke dalam tahapan kompetensi yang sistematis, sehingga menjembatani kesenjangan antara kajian tafsir normatif, penelitian empiris literasi digital keagamaan, dan teori literasi media kritis. Model ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan teori literasi media Islam sekaligus menawarkan kerangka pedagogis yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan Islam formal, pesantren, maupun pendidikan nonformal untuk memperkuat ketahanan digital masyarakat Muslim.
References
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). 2024. Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.
Avelia, Afina Hasna. 2026. "Tabayyun dalam QS. Al-Hujurat: 6 sebagai Solusi Penyebaran Hoaks di Era Digital." Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah 19, no. 2.
Azra, Azyumardi. 2012. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Buckingham, David. 2019. The Media Education Manifesto. Cambridge: Polity Press.
Bunt, Gary R. 2009. iMuslims: Rewiring the House of Islam. Chapel Hill: University of North Carolina Press.
Hidayat, Chandra, Irfan Effendi, and Fajar Ilham Zarkasyi. 2025. "Pembentukan Literasi Digital Gen Z Berbasis Nilai Kearifan Lokal dalam Membendung Konten Propaganda Terorisme Siber." JCIC: Jurnal CIC Lembaga Riset dan Konsultan Sosial 7, no. 1: 1–14. https://doi.org/10.51486/jbo.v7i1.200.
Hidayat, Fadhil Pahlevi, and Faizal Hamzah Lubis. 2021. "Literasi Media dalam Menangkal Radikalisme pada Siswa." Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi 5, no. 1: 31–41.
Kellner, Douglas, and Jeff Share. 2019. The Critical Media Literacy Guide: Engaging Media and Transforming Education. Leiden: Brill Sense.
Kuntarto, Kuntarto, Widyaningsih, Rindha, and Riza Chamadi, Muhamad, “The Hoax of SARA (Tribe, Religion, Race, and Intergroup) As a Threat to the Ideology of Pancasila Resilience,” Jurnal Ilmiah Peuradeun 9, no. 2 (2021): 413-34. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v9i2.539.
Kusuma, Ratih Siti, and Nia Azizah. 2018. "Melawan Radikalisme Melalui Website." Jurnal ASPIKOM 3, no. 5: 942–957.
Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo). 2024. "Siaran Pers: Hoaks Politik Meningkat Tajam Jelang Pemilu 2024, Ganggu Demokrasi Indonesia." 2 Februari 2024.
Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo). 2025. "Deepfake dan Scam Mewarnai Tahun Pertama Prabowo-Gibran: Refleksi Mafindo atas Tren Hoaks 2024-2025." 28 Oktober 2025.
Ma'arif, Muhammad Ghufron, Abdul Ikhsan Sinaga, Ihsan Yusmardani, Miftahul Nur Hanifah, and Zaidan Zamiri. 2026. "Tabayyun sebagai Etika Literasi Digital: Analisis Hadis Tematik dalam Merespons Disinformasi di Era Media Sosial." EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat 5, no. 3: 1870–1881. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2477.
Muhajir, Ahmad. 2024. “Tafsiran Hakikat Informasi Dalam Era Teknologi Informasi: Tinjauan Konseptual Dan Implikasinya”. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi 6 (01):280-89. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1116.
Nasoha, Ahmad Muhammad Musa, Atqiya Nur Atqiya, Hasan Khoirul Thohir, Nabila Aulia Ramadhani, and Raihan Adam Sabilaa. 2025. "Etika Komunikasi dalam Islam: Analisis terhadap Konsep Tabayyun dalam Media Sosial." ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 3, no. 2: 224–232. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i2.1315.
Prasetia, Dodi. 2024. "Analisis Literasi Keagamaan Digital Santri dalam Menangkal Radikalisme Siber." Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam 12, no. 1: 75–92. https://doi.org/10.24042/jppi.v12i1.9022.
Prensky, Marc. 2001. "Digital Natives, Digital Immigrants." On the Horizon 9, no. 5: 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816.
Qusairi, Muhammad, Muhammad Alfi Hidayat, Muhammad Rizqo Qolbiy, Muhamad Sabirin, and Yahya Mof. 2026. "Korelasi Digital Religious Literacy dan Kemampuan Critical Thinking Mahasiswa PAI dalam Menangkal Radikalisme di Media Sosial." Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 4, no. 1: 250–261. https://doi.org/10.61132/jmpai.v4i1.1779.
Rahmah, Nurul. 2021. "Dakwah Digital di Era Media Sosial: Analisis Konten dan Gaya Komunikasi Dakwah di YouTube." Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi 5, no. 2: 155–170.
Sa'diyah, Chusnul. 2020. "Respon Al-Quran dalam Menyikapi Berita Hoax." Jurnal Al-Fanar 2, no. 2: 181–196. https://doi.org/10.33511/alfanar.v2n2.181-196.
Saggaf, Muhammad Iqbal, Muhammad Wahyu Arif, Muhammad Habibie, and Khaerun Atqiya. 2021. "Prinsip Komunikasi Islam sebagai Etika Bermedia Sosial." Journal of Communication Studies 1, no. 1: 15–29. https://doi.org/10.37680/jcs.v1i01.698.
Samsir, and M. Yusril. 2024. "Konsep Tabayyun dalam Al-Qur'an: Analisis terhadap Fenomena Penyebaran Hoax di Media Sosial." Tafasir 2, no. 2: 96–110. https://doi.org/10.62376/tafasir.v2i2.
Sanityastuti, R., and M. N. Rofiq. 2024. "Digital Literacy and Religious Education: Evaluating Teachers' Readiness for Islamic Cyber-Dakwah." Indonesian Journal of Digital Education Research 4, no. 1: 10–27.
Sundari, D., and A. R. Yusuf. 2023. "Tantangan Literasi Keagamaan Digital pada Siswa SMP Negeri di Bengkulu." Jurnal Pendidikan Islam dan Literasi Digital 5, no. 3: 220–238. https://doi.org/10.33367/jpidld.v5i3.8564.
Susanti, R., and N. F. Latifah. 2024. "Inovasi Digital Media dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas." Jurnal Inovasi Pendidikan Islam 6, no. 2: 55–70. https://doi.org/10.32507/jipi.v6i2.9441.
Syafrudin, Udin. 2022. "Literasi Digital dan Moderasi Beragama Mahasiswa PTKIN di Indonesia." Jurnal Pendidikan Agama Islam 10, no. 1: 55–72.
Syarifudin. 2019. "Urgensi Tabayyun dan Kualitas Informasi dalam Membangun Komunikasi." Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan.
Triandini, Evi, Sadu Jayanatha, Arie Indrawan, Gede Werla Putra, and Bayu Iswara. 2019. "Metode Systematic Literature Review untuk Identifikasi Platform dan Metode Pengembangan Sistem Informasi di Indonesia." Indonesian Journal of Information Systems 1, no. 2: 63. https://doi.org/10.24002/ijis.v1i2.1916.
Umam, Ahmad Khoirul. 2018. Tabayyun dalam Perspektif Al-Qur'an dan Urgensinya terhadap Informasi di Media Sosial. Kudus: IAIN Kudus.
UNESCO. 2013. Media and Information Literacy: Policy and Strategy Guidelines. Paris: UNESCO Publishing.
Utomo, Try Prasetya. 2020. "Literasi Informasi di Era Digital dalam Perspektif Ajaran Islam." Buletin Perpustakaan 3, no. 1: 61–82.
Wahid, Abdul. 2017. "Hoax dalam Perspektif Islam." SYAIKHUNA: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam 8, no. 2: 190–197.
Yumnah, Siti. 2019. "Diskursus Islamisasi Ilmu Pengetahuan." Pancawahana: Jurnal Studi Islam 14, no. 2: 44–59.
Zada, Khamami. 2022. "Islam Radikal: Pergulatan Ormas-Ormas Islam Garis Keras di Indonesia." Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam 1, no. 1: 15–28.
Zahro, Ulfatuz, and Muh Nursikin. 2024. "Tawassuth dalam Konteks Pendidikan Islam Wasathiyah: Menuju Masyarakat yang Seimbang dan Toleran." Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan 5, no. 1: 60–71. https://doi.org/10.35672/afeksi.v5i1.214.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lilik Aminah, Ahmad Faiz Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



