TRANSFORMASI MODEL PENDIDIKAN MATHLA’UL ANWAR: INTEGRASI NILAI DAKWAH DAN MODERNISASI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.62509/hjis.v2i2.313Kata Kunci:
Mathla’ul Anwar, pendidikan Islam, dakwah bil-ḥāl, modernisasi, integrasi ilmuAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif transformasi sistem pendidikan dalam organisasi Islam Mathla’ul Anwar (MA) serta menggali bagaimana nilai-nilai dakwah diintegrasikan dalam praksis pendidikan lembaga tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui telaah mendalam terhadap literatur primer dan sekunder, termasuk arsip organisasi, dokumen kurikulum, karya sejarah pendidikan Islam, dan publikasi akademik mengenai modernisasi lembaga Islam di Indonesia. Analisis menunjukkan bahwa sejak berdirinya pada tahun 1916 di Menes, Banten, MA mengembangkan model pendidikan yang menempatkan integrasi ilmu agama dan ilmu umum sebagai inti gerakannya, yang kemudian menjadi bentuk dakwah bil-ḥāl melalui tindakan kelembagaan, perluasan akses pendidikan, dan pembinaan karakter. Transformasi pendidikan MA berlangsung secara bertahap, mulai dari transisi dari metode tradisional menuju sistem klasikal modern, penataan kurikulum terpadu, adaptasi terhadap kebijakan pendidikan nasional, hingga penguatan kelembagaan melalui pendirian Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) sebagai puncak institusionalisasi modern. Temuan penelitian juga menegaskan bahwa nilai keikhlasan, kebangsaan, dan kemajuan merupakan fondasi normatif yang menuntun setiap proses pendidikan di MA, berfungsi sebagai etos dakwah yang mengarahkan lembaga ini untuk menjaga keseimbangan antara identitas keislaman, orientasi kebangsaan, dan tuntutan modernitas. Integrasi nilai-nilai tersebut membentuk model pendidikan yang responsif terhadap dinamika sosial dan proaktif dalam menciptakan perubahan moral dan kultural di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pendidikan MA merupakan bentuk dakwah kultural yang transformatif, memadukan spiritualitas, rasionalitas, dan kesadaran kebangsaan dalam satu kerangka pendidikan yang berkelanjutan, sehingga menjadikan MA sebagai aktor penting dalam pembaruan sosial dan konstruksi peradaban Islam yang berkemajuan di Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Licensed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



