PENDIDIKAN ISLAM ERA RASULLULLAHHINGGA KHULAFAUR RASYIDIN : ANALISIS HISTORIS MELALUI STUDI LITERATUR

Penulis

  • Rahmad Husain Lubis UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Musahur Ayyubi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
  • Abdusima Nasution UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

DOI:

https://doi.org/10.62509/hjis.v2i2.307

Kata Kunci:

pendidikan Islam, Rasulullah;, Khulafaur Rasyidin, studi literatur, sejarah pendidikan

Abstrak

Artikel ini mengkaji dinamika dan perkembangan pendidikan Islam pada masa Rasulullah SAW hingga masa Khulafaur Rasyidin melalui pendekatan studi literatur. Kajian ini berfokus pada nilai-nilai, metode, lembaga, serta tujuan pendidikan Islam yang berkembang pada masa awal Islam sebagai fondasi peradaban Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research), yang bersumber dari berbagai literatur klasik dan kontemporer tentang pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan pada masa Rasulullah berorientasi pada pembentukan akhlak dan keimanan melalui metode keteladanan, dialog, dan pembiasaan, dengan masjid sebagai pusat aktivitas pendidikan. Sementara itu, pada masa Khulafaur Rasyidin, sistem pendidikan berkembang dengan lebih terstruktur, melahirkan lembaga-lembaga pendidikan dan memperluas fungsi guru serta ulama. Kesimpulannya, sistem pendidikan Islam klasik pada masa Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin menjadi dasar konseptual dan moral bagi sistem pendidikan Islam sepanjang sejarah. Institusi pendidikan dasar seperti kuttab, yang mengajarkan membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur'an, dipertahankan dan diperkuat selama pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Masjid dan shuffah juga berfungsi sebagai pusat pendidikan lanjutan dan tinggi. Masjid telah mengalami proses institusionalisasi yang signifikan sehingga sekarang berfungsi sebagai pusat pengajaran Al-Qur'an, Hadis, dan Fiqh. Secara sistematis, jangkauan pendidikan Islam diperluas melalui kebijakan Khalifah Umar bin Khattab yang mewajibkan pembentukan masjid di setiap wilayah baru yang ditaklukkan. Para guru yang diangkat dan dibiayai Baitul Mal menyelenggarakan majelis ilmu di masjid-masjid tersebut melalui sistem halaqah. Ini memungkinkan proses penyebaran ilmu secara terstruktur dan efektif kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan berkembangnya wilayah Islam, kebutuhan akan institusi pendidikan di luar Madinah meningkat.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-18

Cara Mengutip

Lubis , R. H., Ayyubi, M., & Nasution, A. (2025). PENDIDIKAN ISLAM ERA RASULLULLAHHINGGA KHULAFAUR RASYIDIN : ANALISIS HISTORIS MELALUI STUDI LITERATUR. Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 2(2), 236–250. https://doi.org/10.62509/hjis.v2i2.307