PENDIDIKAN ISLAM ERA RASULLULLAHHINGGA KHULAFAUR RASYIDIN : ANALISIS HISTORIS MELALUI STUDI LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.62509/hjis.v2i2.307Kata Kunci:
pendidikan Islam, Rasulullah;, Khulafaur Rasyidin, studi literatur, sejarah pendidikanAbstrak
Artikel ini mengkaji dinamika dan perkembangan pendidikan Islam pada masa Rasulullah SAW hingga masa Khulafaur Rasyidin melalui pendekatan studi literatur. Kajian ini berfokus pada nilai-nilai, metode, lembaga, serta tujuan pendidikan Islam yang berkembang pada masa awal Islam sebagai fondasi peradaban Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research), yang bersumber dari berbagai literatur klasik dan kontemporer tentang pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan pada masa Rasulullah berorientasi pada pembentukan akhlak dan keimanan melalui metode keteladanan, dialog, dan pembiasaan, dengan masjid sebagai pusat aktivitas pendidikan. Sementara itu, pada masa Khulafaur Rasyidin, sistem pendidikan berkembang dengan lebih terstruktur, melahirkan lembaga-lembaga pendidikan dan memperluas fungsi guru serta ulama. Kesimpulannya, sistem pendidikan Islam klasik pada masa Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin menjadi dasar konseptual dan moral bagi sistem pendidikan Islam sepanjang sejarah. Institusi pendidikan dasar seperti kuttab, yang mengajarkan membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur'an, dipertahankan dan diperkuat selama pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Masjid dan shuffah juga berfungsi sebagai pusat pendidikan lanjutan dan tinggi. Masjid telah mengalami proses institusionalisasi yang signifikan sehingga sekarang berfungsi sebagai pusat pengajaran Al-Qur'an, Hadis, dan Fiqh. Secara sistematis, jangkauan pendidikan Islam diperluas melalui kebijakan Khalifah Umar bin Khattab yang mewajibkan pembentukan masjid di setiap wilayah baru yang ditaklukkan. Para guru yang diangkat dan dibiayai Baitul Mal menyelenggarakan majelis ilmu di masjid-masjid tersebut melalui sistem halaqah. Ini memungkinkan proses penyebaran ilmu secara terstruktur dan efektif kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan berkembangnya wilayah Islam, kebutuhan akan institusi pendidikan di luar Madinah meningkat.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Licensed by :

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



