DISKURSUS PARADOKS AYAT ASMAUL HUSNA DALAM PEMIKIRAN GABRIEL SAID REYNOLDS

Authors

  • Nurma Masudah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.62509/hjis.v2i1.203

Keywords:

Paradoks, Asmaul husna, Al-Qur’an, Alkitab

Abstract

Kajian Al-Qur’an selama ini cenderung menekankan kohesivitas teks (munasabah) dan menghindari pembahasan paradoksyang tampak kontradiktif antar ayat. Sebaliknya, pada studi Alkitab justru menaruh perhatian besar pada konsep paradokssebagai strategi retoris dan teologis. Tulisan ini bertujuan mengkaji pemikiran Gabriel Said Reynolds yang menawarkan pembacaan alternatif terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung paradoks, khususnya terkait asmaul husna. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode studi pustaka, menggunakan karya-karya Reynolds sebagai sumber primer, dan didukung dengan literatur terkait tafsir, linguistik, serta kajian intertekstualitas Al-Qur’an dan Alkitab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reynolds memandangparadoksdalam Al-Qur’an bukan sebagai kelemahan, melainkan sebuah cara untuk mengungkap kompleksitas sifat Tuhan. Pendekatan ini juga mengangkat sisi intertekstual Al-Qur’an dengan Alkitab, menunjukkan keterlibatan naratif dan teologis yang saling bersinggungan antara keduanya. Kesimpulannya, pembacaan paradoksseperti yang ditawarkan Reynolds dapat memperkaya studi tafsir kontemporer dengan membuka ruang interpretasi multidimensional. Pendekatan ini menantang dominasi pemahaman tekstual yang terlalu menekankan harmoni dan membuka potensi dialog antaragama. Namun meskipun konsep paradoks ini memberikan perspektif baru yang menarik, masih memerlukan elaborasi lebih mendalam karena beberapa alasan mendasar.

Published

2025-06-25

How to Cite

Masudah, N. (2025). DISKURSUS PARADOKS AYAT ASMAUL HUSNA DALAM PEMIKIRAN GABRIEL SAID REYNOLDS. Halaqah: Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 2(1), 154–168. https://doi.org/10.62509/hjis.v2i1.203