PARADOKS BIOETIKA MEDIS DALAM PENYALAHGUNAAN ANESTESI PERSPEKTIF AL-QUR’AN
DOI:
https://doi.org/10.62509/hjis.v2i1.195Keywords:
Anestesi; Etika Medis; Paradoks;Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji paradoks bioetika medis dalam penyalahgunaan anestesi perspektif al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan tafsir maudhu’i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an menekankan pentingnya menunaikan amanah dan menjaga kehormatan manusia sebagaimana termuat dalam QS. an-Nisa ayat 58. Penelitian ini menegaskan bahwa praktik medis harus dilandasi oleh prinsip etika seperti otonomi, beneficence, non-maleficence, dan keadilan, serta nilai-nilai syariat Islam dalam menjaga jiwa, akal, dan kehormatan. Kesimpulannya, untuk mencegah pelanggaran etika dalam praktik medis, diperlukan integrasi antara standar bioetika modern dan nilai-nilai spiritual Islam yang menekankan keadilan, amanah, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Adhim Rajasyah, Halimatussa’diyah Halimatussa’diyah, Kusnadi Kusnadi, Pathur Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



