Transformasi Pembelajaran Dual Track System Di Pondok Pesantren Mangunsari Nganjuk Perspektif Kurt Lewin

Penulis

  • Aulia Dini Afifatusholihah Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri
  • Binti Fikhratin Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri
  • Lucky Ilham Prayoga Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri
  • Syafiq Al Faizar Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri

DOI:

https://doi.org/10.62509/ji.v6i1.345

Kata Kunci:

Transformasi Pembelajaran, Pesantren Salaf, Teori Kurt Lewin, Pendidikan Islam, Modernisasi

Abstrak

Pesantren salaf dihadapkan pada tantangan era modern yang menuntut adanya integrasi antara pendidikan agama tradisional dan pendidikan formal agar relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses transformasi pembelajaran di Pondok Pesantren Mangunsari Nganjuk dalam perspektif teori perubahan Kurt Lewin, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Mangunsari Nganjuk berhasil bertransformasi dari sistem salaf murni menjadi model "jalur ganda" (dual-track system) dengan mengintegrasikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) formal ke dalam sistem pendidikannya. Proses ini berjalan selaras dengan tiga tahap teori Kurt Lewin: unfreezing (munculnya kesadaran akan perlunya perubahan), changing (implementasi inovasi melalui pendirian MTs), dan refreezing (pelembagaan sistem baru melalui kebijakan berkelanjutan dan pembentukan budaya belajar baru). Faktor penghambat utama yang ditemukan adalah isu suksesi kepemimpinan, sedangkan faktor pendukung krusial adalah keberhasilan membangun basis jamaah baru yang loyal dan terbuka terhadap inovasi melalui Jam'iyah Istighotsah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren mampu melakukan sintesis antara tradisi dan modernitas secara strategis untuk menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas fundamentalnya.

Referensi

Alfi, Nurfauzan, Siti Mariyatul Koimah, and Nur Amalia Zahra. “Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren Di Pesantren An Nuqthah: Upaya Membangun Generasi Berakhlak Mulia.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia 2, no. 2 (2024): 110–15.

Ardiansyah, Muhammad Yudha, and Cecep Castrawijaya. “Transformasi Lembaga Dakwah Di Indonesia Melalui Inovasi Kewirausahaan Sosial Pada Pondok Pesantren Darunnajah.” Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam 4, no. 1 (2026): 158–68.

Asniah, Asniah, Fitaulifia Evi, Pahlevi Rijal. “Peran Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia 74-96.” ILJ: Islamic Learning Journal 21 (2024): 74–96.

Atikah, Suci Nur, Umi Fitriyah, and Winda Zulfatun Nikmah. “Integrasi Kurikulum Nasional Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Di Indonesia.” Proceedings Series on Social Sciences & Humanities 24 (2025): 611–19.

B., Mutmainna, Yuanita, and Ahmad Arifi. “Perubahan Ilmu Pendidikan Dalam Prespektif Paradikma Revolusi Thomas S Kuhn.” Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah 7, no. 4 (2023): 1951–60. https://doi.org/10.35931/am.v7i4.2717.

Cummings, Stephen, Todd Bridgman, and Kenneth G Brown. “Unfreezing Change as Three Steps: Rethinking Kurt Lewin’s Legacy for Change Management.” Human Relations 69, no. 1 (2016): 33–60.

Eliyanto, Eliyanto, and Samsul Maarif. “Total Quality Management (TQM) Dalam Pelaksanaan Program-Program Berbasis Karakter Religius.” Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam 5, no. 2 (2020): 112–35. https://doi.org/10.33507/ar-rihlah.v5i2.294.

Faridi, Enka Nur Jamala, and Ahmad Lutfi. “Kesadaran Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Diri Di Abad Digital.” Journal of Information System and Education Development 1, no. 1 (2023): 23–26.

Fikri, Miftahul. “Konsep Dasar Manajemen Pendidikan & Peran Standar Operasional Prosedur (SOP).” Konsep Dasar Manajemen Pendidikan & Peran Standar Operasional Prosedur (SOP) 24 (2020): 1–18.

Harmathilda, Harmathilda, Yuli Yuli, Arief Rahman Hakim, Damayanti Damayanti, and Cecep Supriyadi. “Transformasi Pendidikan Pesantren Di Era Modern: Antara Tradisi Dan Inovasi.” Karimiyah 4, no. 1 (2024): 33–50.

Hasibuan, Syahrul, and M Pd. Mutu Pendidikan Pesantren. Edu publisher, 2025.

Husen, Kemal, and Muhammad Husni. “Peran Pesantren Dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia Di Tengah Arus Modernisasi.” IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 1 (2025): 387–97.

Ikbal, Muhamamd, Ali Jusri Pohan, and Suryadi Nasution. Pergumulan Sistem Pesantren: Transformasi Menuju Identitas Baru. Suryadi Nasution, 2021.

Lewin, Kurt. “Change Management Model,” n.d.

———. “Frontiers in Group Dynamics: Concept, Method and Reality in Social Science; Social Equilibria and Social Change.” Human Relations 1, no. 1 (1947): 5–41.

———. “Lewin’s Change Management Model: Understanding the Three Stages of Change.” Retrieved on March 9 (1947): 2019.

M. Thoriq Aziz, M. Rikza Chamami. “Manajemen Strategi Dalam Mempertahankan Eksistensi Pondok Salaf Di Era Modern ( Studi: Di Pondok Pesantren Al Fadllu Kaliwungu, Kendal).” Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) 2, no. 1 (2025): 794–803.

Mardiana, Eneng, Zakia Nur Aras Wiguna Kusuma, and Sofyan Iskandar. “Karakteristik Dan Peran Guru Sebagai Fasilitator Pembelajaran Abad 21 Di Sekolah Dasar.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 9, no. 4 (2024): 247–56.

Marwiji, Muh Hasan. “Transformasi Kurikulum Dan Sistem Pembelajaran Di Pondok Pesantren Salaf Pada Era Disrupsi.” Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam 12, no. 1 (2024): 1–23.

Miles, Matthew B, and A Michael Huberman. Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. sage, 1994.

Muid, Abdul, Bustanul Arifin, and Amrulloh Karim. “Peluang Dan Tantangan Pendidikan Pesantren Di Era Digital (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Al-Islah Bungah Gresik).” MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 11, no. 1 (2024): 512–30.

Mujamil, Ashari, Agus Riswanda, and Agoes M. Moefad. “Dakwah Partisipatoris Untuk Transformasi Sosial: Diskursus Manajemen Dakwah Dalam Perspektif Sosiologi- Pengetahuan ( Studi Pada Program Amal Bakti Santri Pesantren Nurul Haromain Pujon ).” Muwa’iz: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan 14, no. 2 (2023): 155–82.

Priyatna, Surya Eka, Ali Muammar, and Mahyuddin Barni. “Menyinergikan Tradisi Dan Teknologi: Optimalisasi Metode Sorogan Dan Bandongan Di Pesantren Salafiyah Melalui Media Pembelajaran Digital” 8, no. 2 (2024): 51–71.

Sadullah, Masrur Luai. “Adaptasi Dan Inovasi: Fragmentasi Sosial Dalam Transisi Kepemimpinan Pesantren.” Visionaria: Journal of Educational Innovation Management 1, no. 1 (2025): 1–17.

Sahra, Ai Patimah, Kokom Komalasari, Ika Ismail Kayyis, Muhamad Andrian, and Sofyan Iskandar. “Evaluasi Manajemen Sekolah Dasar Studi Kasus Dalam Menantang Paradigma Konvensional Dan Menciptakan Inovasi Pendidikan Berkelanjutan.” Jurnal Ilmiah Global Education 6, no. 2 (2025): 313–22.

Zahroh, Jamilatus, and Muhammad Fahmi. “Kemandirian Santri Di Era Global: Meneladani Konsep Pendidikan Kiai As’ Ad Syamsul Arifin.” Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam 18, no. 2 (2025): 371–92.

Zarkasyi, Amal Fathullah. “Tajdid Dan Modernisasi Pemikiran Islam.” Tsaqafah 9, no. 2 (2013): 395–418.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-03

Cara Mengutip

Afifatusholihah, A. D., Fikhratin, B., Prayoga, L. I., & Al Faizar, S. (2026). Transformasi Pembelajaran Dual Track System Di Pondok Pesantren Mangunsari Nganjuk Perspektif Kurt Lewin. Istifkar: Media Transformasi Pendidikan, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.62509/ji.v6i1.345