Analisis Sintagmatik dan Paradigmatik Ferdinand de Saussure dalam Surah al-Shams
DOI:
https://doi.org/10.62509/ajis.v1i2.404Keywords:
Surah al-Shams, Sintagmatik, dan ParadigmatikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur makna dalam Surah al-Shams melalui pendekatan semiotika linguistik Ferdinand de Saussure, khususnya pada aspek sintagmatik dan paradigmatik. Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap teks ayat-ayat dalam Surah al-Shams. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat dalam surah ini mengandung sistem tanda yang dapat dipahami melalui relasi antara penanda (signifier) dan petanda (signified), serta melalui hubungan sintagmatik yang bersifat linear dalam susunan ayat, dan hubungan paradigmatik yang memperlihatkan keterkaitan makna antar unsur bahasa. Sumpah Allah dalam Surah al-Shams yang melibatkan unsur-unsur kosmik seperti matahari, bulan, siang, malam, langit, bumi, dan jiwa manusia menunjukkan adanya struktur tanda yang saling melengkapi dan mengandung pesan moral-spiritual yang mendalam. Dengan demikian, pendekatan semiotika Saussure memberikan kontribusi signifikan dalam mengungkap dimensi makna Al-Qur’an secara struktural dan kontekstual.










