Penguatan Moderasi Beragama di Tingkat Desa melalui Pendekatan Partisipatif KKN: Studi di Desa Gemuhblanten
DOI:
https://doi.org/10.62509/jpkm.v5i1.359Keywords:
Moderasi beragama, Toleransi, Kerukunan umat beragama, Masyarakat desaAbstract
Desa Gemuh Blanten merupakan salah satu wilayah yang memiliki keberagaman agama di tengah kehidupan masyarakatnya. Kondisi sosial tersebut menuntut adanya sikap saling menghormati dan toleransi antarumat beragama agar tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pola masyarakat Desa Gemuh Blanten dalam menghadapi penerimaan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan observasi lapangan, kemudian dilanjutkan dengan proses wawancara bersama kepala desa dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Gemuh Blanten mampu menerapkan nilai-nilai moderasi beragama melalui interaksi sosial yang harmonis, sikap saling menghormati antarumat beragama, penerimaan terhadap keberadaan tempat ibadah yang berbeda, serta partisipasi lintas agama dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menjaga kerukunan umat beragama di tingkat desa dan diharapkan dapat menjadi contoh penerapan moderasi beragama di wilayah lain.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Helmi Abdul Latif, Muhammad husni, Salisa Amanin Nisak, Nurul Aisyah Wahyuningsih, Imam Ajyain Nafi', Aisyah Kamelia, Lutfiyah Azizah, Muhammad Azmi Sholahudin, Kharisma Salsabila, Huda Ubaidillah, Ifa Safitri, Irfan Maulana Saputra, Zanuba Arifah Hafshoh, Samsul Efendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
